Info Muslim
Masjid Camii di Tokyo, Bukti Nyata Perkembangan Islam di Jepang
2015-08-13 08:53:31
HIS Travel

Jepang merupakan negara yang mayoritas penduduknya beragama Shinto dan Buddha. Namun siapa sangka, meskipun termasuk keyakinan dengan jumlah pemeluk minoritas, ternyata agama islam berkembang dengan cukup pesat di negeri sakura tersebut. Maka dari itu, untuk kamu yang beragama islam yang ingin berwisata ke Jepang, tidak perlu khawatir. Saat ini di Jepang sudah banyak didirikan masjid, salah satunya yang paling terkenal adalah Masjid Camii yang ada di Tokyo.

Masjid Camii merupakan masjid terbesar di Jepang. Masjid yang dibangun pada tahun 1930-an oleh imigran muslim yang datang ke Jepang ini berlokasi di dekat stasiun Yoyogi Uehara. Masjid Camii berdiri kokoh di atas tanah seluas 734 m² dengan total luas bangunan 1477 m² yang berkapasitas 1200 jamaah. Masjid dengan arsitektur megah bergaya Ottoman dan ornamen-ornamen ala Turki yang indah ini berdiri di antara gedung-gedung bertingkat bernuansa modern, memberikan daya tarik tersendiri bagi para wisatawan baik wisatawan muslim maupun non-muslim.

Dilaporkan oleh Nippon.com, bangunan masjid tersebut memang dibangun dengan material yang sengaja didatangkan langsung dari Turki. Sekitar seratus seniman Turki bekerja selama satu tahun untuk membangun masjid yang terdiri dari dua lantai tersebut. Bagian atas difungsikan sebagai tempat ibadah, sementara lantai pertama dimanfaatkan sebagai pusat kebudayaan. Hasilnya adalah masjid indah dengan berbagai ukiran kaligrafi bernilai seni tinggi. Masjid ini mengalami renovasi pada tahun 2000 yang semua dananya ditanggung pemerintah Turki, dan dalam pengoperasian dan pemeliharaannya tidak mengandalkan bantuan dana pemerintah Jepang.

Kini Masjid Camii tidak hanya sebagai tempat shalat, tetapi juga digunakan untuk acara pernikahan, peragaan busana, pertunjukkan, pameran dan konferensi. Pengunjung masjid ini tidak selalu umat muslim. Pemeluk keyakinan lain pun diizinkan masuk kesini. Orang non-muslim yang mengunjungi Tokyo Camii biasanya adalah mereka yang ingin mencari ketenangan sejenak di sela-sela aktivitas mereka yang padat atau para mahasiswa yang ingin mencari informasi tentang islam. Namun untuk para pengunung tetap harus mematuhi peraturan yang ditetapkan oleh pengurus Masjid Tokyo Camii ini. Para pengunjung wanita diwajibkan memakai penutup kepala atau kerudung yang telah disediakan oleh pihak masjid di pintu depan sebelum pengunjung masuk ke dalam masjid. Untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung, di bagian depan masjid juga telah disediakan lobi yang dilengkapi dengan sofa yang empuk untuk tempat beristirahat.

Hal unik lainnya adalah pelaksanaan sholat jum’at di Masjid Camii ini. Sholat jum’at yang rutin dilakukan dan selalu dihadiri oleh banyak jama’ah muslim di berbagai tempat di Tokyo. Sebagian besar dari mereka merupakan kaum ekspatriat. Oleh karena itu, khotbah disampaikan dengan tiga bahasa, yaitu bahasa Turki, Jepang dan Inggris.

Kalau kamu ingin mengunjungi masjid ini, tidak sulit untuk menemukannya. Masjid Camii terletak di daerah perumahan Yoyogi Uehara, tak jauh dari Shinjuku dan Harajuku. Buat kamu yang ingin datang ke Jepang, terutama ke Tokyo, kini tak ada lagi yang menghalangimu untuk sholat ketika berada di sana.

H.I.S Tours & Travel memiliki 273 cabang di Jepang, yang siap memberikan pelayanan terbaik kepada kamu. Serahkan perjalanan ke Jepang kamu pada H.I.S!

http://his-travel.co.id/

https://www.facebook.com/HISTravelIndonesia